Getting Ready for The Jakarta Marathon 2015

Rejeki anak soleh, pas mau ikut Jakarta Marathon, ada yang mensponsori. Jadi aja ikut half  marathon untuk pertama kalinya :)) Sampai ketemu di Monas.

Kalau pegel, tinggal usapkan Salonpas.

Kalau pegel, tinggal usapkan Salonpas.

 

Kaosnya lekbong, kelek bolong,

Kaosnya lekbong, kelek bolong,

 

Hasilnya:
catatan waktu jakmar 15

Advertisements

42 K before 40 years

logo-jakthon2015-small-newLama gak long run, sejak Allianz Virtual Run September tahun lalu. Begitu deh kalau gak ada perlombaan, larinya hanya sekadar menjaga kondisi, atau latihan sprint jarak pendek untuk menjaga VO2 max.   Kemarin, iseng-iseng buka situs web Dunia Lari, baru inget kalau akan ada Jakarta Marathon 2015 pada 25 Oktober nanti.

Ah, ini dia, nih, tantangan baru. Seumur-umur  belum pernah tembus full marathon. Paling jauh 24 K, itu pun sudah sambil ngesot. Nah, mumpung masih lama, kayaknya masih ada waktu untuk persiapan. 8 bulan lagi, rasanya cukuplah untuk mencapai 42 K. Optimistis lah…

Latihannya sudah dimulai Sabtu lalu, dengan jarak 15 K. Rencananya akan ditingkatkan bertahap 5 K setiap bulan. Jadi, bulan ini ditargetkan bisa tembus 20 K, bulan April 25 K, Mei 30 K, dan Juni 35 K. Bulan Juni-Juli istirahat Ramadan dan Lebaran. Selepas Lebaran di pertengahan Juli, tetap 30K untuk pemulihan lagi.

Setelah itu, Agustus naik  lagi menjadi 35 K, dan September 40 K. Puncaknya, ditutup dengan 42 K pas hari pelaksanaan. Jadi, maraton pertama terwujud di Jakarta Marathon 2015 :)). Di sela-sela waktu gak lari, diisi dengan latihan beban secukupnya, supaya gak gampang cedera. Asupan kalori dan protein juga ditingkatkan supaya gak kurang gizi 🙂 * eh, kali aja ada yang mau jadi sponsor?  Judulnya:  “42 K before 40 years”  sponsored by…. hahaha….