Demam Urban Farming

Sakit demam kok gak habis-habis. Belum sembuh dari demam lari, sekarang gue kena lagi demam urban farming. Urban farming ini artinya orang kota yang latah ingin jadi petani… hehehe… Tadi baru ada pelatihan dasar di kantor, teori dan praktek bertani di lahan yang terbatas. Pematerinya dari PT East West Seed Indonesia.  Supaya gue sendiri gak lupa dan siapa tahu bisa bermanfaat bagi orang lain, sebagian materinya gue salinkan di sini:

Jenis Tanah
1.Tanah merah
-Terdapat di lingkungan perumahan baru di perkotaan.
-Tanah ini kurang subur.
-Kalau tanaman memasuki fase pembuahan, tanah ini butuh pupuk organik atau kandang.

2.Tanah abu
-Tipikal tanah persawahan.
-Ciri-cirinya sangat lembek kalau basah dan keras seperti besi kalau kering.
-Tanah jenis ini unsur haranya sudah habis.
-Kalau kering akan membentuk lapisan yang sangat keras di permukaan dan mencekik tanaman.
-Hanya cocok ditanami tanaman kayu/keras.
-Masih bisa diolah dengan mencampurkan dolomit (kapur).

3.Tanah hitam
-Tanah yang subur dengan banyak kandungan unsur hara.

Ciri tanah yang baik
-Tanah hitam
-Periksa apakah lebih banyak tanah atau sekam. Harusnya lebih banyak tanah.
-Tes, kalau setelah dipakai tanaman jadi kuning, ganti tanahnya.

Udara
-Tanaman butuh sirkulasi udara untuk membantu akar menyerap mineral dan air.
-Drainase harus bagus. Tidak ada air yang tersisa di permukaan tanah ketika tanaman disiram.

Air
-Air adalah pelarut dan pembawa ion.
-pH ideal 5-9.
-Air hujan deras bagus untuk tanaman. Tapi hujan gerimis tidak baik, karena membawa kotoran dari udara. Tanaman perlu disiram lagi setelah hujan gerimis.
-Air tanah: mengandung banyak kapur. Tidak cocok untuk fase pemupukan. Tapi bisa dipakai untuk menyiram tanaman sehari-hari.
-Penyiraman tanaman dilakukan setiap hari dan idealnya pada pagi hari.

Cahaya

-Tanaman butuh cahaya minimal 5 jam sehari.

Pupuk
1.Pupuk kandang
-Dari bahan kotoran hewan.
-Untuk mengetahui pupuk organik yang bagus, baui pupuknya. Kalau masih ada bau kotoran hewan berarti belum matang. Jangan dibeli.

2.Pupuk kimia
-Pupuk NPK = kandungan nutrisi lengkap
-Pupuk urea = mengandung nitrogen. Kekurangan nitrogen ditandai dengan daun berwarna kuning tanpa bercak
-Pupuk KCl = untuk akar. Kekurangan kalium ditandai dengan daun kuning bercak- bercak.
-Pupuk posphate (TSP) = untuk buah dan bunga.  Kekurangan phospate membuat buah kurang manis.

Pemberian pupuk
-Hanya dilakukan kalau tanaman menunjukkan tanda-tanda kekurangan nutrisi.
-Jangan terlalu sering, nanti tanamannya keracunan.

Media tanam

-Media tanam banyak dijual di toko tanaman.  Media tanam yang bagus memiliki rasio tanah : pupuk kandang : pasir : sekam = 2:1:1:1

Syarat benih yang baik
-Lihat tanggal kadaluarsa. Benih yang kadaluarsa daya kecambahanya sudah berkurang.
-Ada jaminan tahan virus.
-Ada jaminan kualitas.
-Ukuran benih seragam.

Peralatan
Tray
-Penyemaian benih pada tray dibutuhkan oleh tanaman yang “manja” seperti tomat.
Gembor
-Untuk menyiram tanaman. Menyiram dengan memakai selang berisiko membuat benih terlempar.
Net
-Benih tomat dan bunga perlu diteduhkan pada pekan awal penanaman.
Grow box
-Kotak tanam dengan tinggi tanah minimal 20 sentimeter

Tomat
-Masa panen 80-90 hari.
-Benih disemai di dalam tray selama 2 pekan atau hingga tinggi 10-15 sentimeter.
-Selama penyemaian jauhkan dari sinar matahari langsung.

Cabai dan tomat
-Benih dimasukkan ke dalam tray semai.
-1 lubang 1 benih.
-Kedalaman 1 buku jari.
-Setelah 2 pekan pindahkan ke tempat baru.
-Satu tanaman satu pot berukuran 20×30 sentimeter.

Bayam
-Masa panen 1 bulan.
-Benih tidak perlu disemai.
-Penanaman bisa dilakukan dengan cara ditabur/dijumput.

Sawi/Bokcoi/Selada
-Penanaman bisa dilakukan secara massal, satu lubang 2-3 benih.

Eliminasi
-Sebagian jenis tanaman, terutama yang nilai ekonomisnya tinggi perlu dieliminasi supaya tumbuhnya baik.
-Kangkung dan bayam tidak perlu dieliminasi karena merupakan tanaman massal. Asalkan tidak terlalu pada dalam satu lubang.

Pemindahan tanaman semai
-Dilakukan pada sore hari supaya tanaman tidak stres.

Bawang
-Tidak boleh lembab tanahnya.
-Harus banyak pasir. Bisa dicampur pasir bahan bangunan. Porsinya 2 tanah : 1 pasir.

Praktek urban farming di balkon lantai 5.

Praktek urban farming di balkon lantai 5.

 

Menyemai benih cabai dan tomat di dalam tray.

Menyemai benih cabai dan tomat di dalam tray.

 

Benih produksi East West Seed.

Benih produksi East West Seed.

 

Bayam percobaan yang kerdil karena tanah kurang tinggi.

Bayam percobaan yang kerdil akibat tanah kurang tinggi.

 

Bayar Pajak Kendaraan Cukup 20 Menit

samsat
Sebagai warga negara yang sangat baik dan layak dapat penghargaan,  beberapa pekan lalu  saya menunaikan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor. Karena saya tinggal di Depok, membayarnya pun harus di Depok. Kalau saya tinggal di Bekasi tentu membayarnya juga di Bekasi (gak penting dibahas). Lama tak membayar sendiri pajak kendaraan, kali ini saya memutuskan untuk membayarnya sendiri.

Dulu, saya ingat, membayar PKB hanya bisa dilakukan di kantor Samsat Depok di Depok II. Butuh waktu kira-kira  2-2,5 jam ketika itu untuk membayar pajak–terhitung dari  memfoto kopi berkas, menyerahkan berkas, menunggu, dan menyetorkan uang. Cukup lama. Itu lima tahun lalu. Karena setelah itu saya menumpuk pembayaran pajak selama empat tahun dan baru dibayarkan setelah kendaraan balik nama 🙂

Tahun ini, saya membayar pajak di kantor Samsat ITC Depok. Gak perlu jauh-jauh dan tempat parkir dijamin ada. Lokasi Samsatnya ada di lower ground (sudah lower, ground lagi), dekat tempat permainan anak-anak. Tiba di TKP pukul 11.30, langsung saja salin sinar berkas (pertama kali tahu istilah ini di koperasi FKUI dulu banget) –KTP dan STNK, sekaligus beli map di tukang salin sinarnya. Seingat saya ongkos salin sinar dan mapnya Rp 5 ribu. Setelah itu, daftarkan berkas ke loket pendaftaran.

Sekitar jam 11.45 nama saya pun dipanggil (bukan oleh Yang Maha Kuasa), oleh petugasnya. Diminta bersiap-siap untuk membayar dan diumumkan nilai pajaknya. Tak lama kemudian kita dipanggil ke loket pendaftaran, lalu bayar, dan duduk lagi untuk menunggu  penyerahan bukti setor pajak. Tepat jam 11.52—waktunya saya hitung betul karena memang disiapkan untuk blog ini, bukti setor pajak sudah diserahkan. Jadi, total, waktu yang diperlukan untuk bayar pajak cuma 22 menit. Cepat sekali prosesnya, bukan? Secepat duit kita berpindah dari dompet ke dompet negara :)) Nah, tunggu apa lagi. Segera bayar pajak, ketimbang didenda.