Memahami Neraca Pembayaran

Tulisan ini hanya sebagai catatan pribadi, supaya mudah dibuka di mana saja kalau lupaūüôā Saya sarikan dengan beberapa modifikasi dari berbagai sumber.

**

Pengertian
Neraca pembayaran (balance of payment) adalah catatan yang sistematis tentang transaksi ekonomi internasional antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain dalam jangka waktu tertentu. Biasanya dalam jangka waktu setahun.

Fungsi
Fungsi utama neraca pembayaran yaitu untuk memberikan informasi kepada pemerintah tentang posisi keuangannya, khususnya yang terkait dengan hasil praktek hubungan ekonomi dengan negara lain. Neraca pembayaran juga dapat membantu dalam pengambilan keputusan bidang moneter, fiskal, perdagangan dan pembayaran internasional

Komponen
Neraca pembayaran terdiri atas dua komponen utama:
1. Neraca perdagangan dan jasa (current account)
Selisih nilai ekspor dan impor barang dan jasa. Neraca perdagangan ini termasuk kategori neraca berjalan atau current acount.
2. Neraca modal (capital account)
Merupakan selisih antara aliran modal masuk dan modal keluar.  Dihitung dari transaksi investasi jangka panjang, investasi jangka pendek, dan transaksi pengangkatan mata uang.

Sistem Pencatatan
Sistem pencatatan neraca dilakukan dengan menggunakan variabel debet dan kredit.
1. Transaksi Debet
Adalah transaksi yang menyebakan terjadinya pembayaran kepada penduduk negara lain atau transaksi yang menyebabkan arus uang keluar .  Meliputi:
a. impor barang, pembayaran jasa transportasi, jasa asuransi, dan ongkos makelar.
b. pembayaran bunga dan deviden.
c. pemberian hadiah dan pengiriman uang.
d. investasi di luar negeri.
e. pembelian emas dari negara lain.
f. penduduk yang menyimpan uangnya di bank luar negeri.

2. Transaksi Kredit
Adalah transaksi yang menyebabkan terjadinya penerimaan dari penduduk negara lain atau transaksi yang menyebabkan arus uang masuk.  Meliputi:
a. ekspor barang.
b. penerimaan jasa transportasi, asuransi, ongkos makelar dari negara lain.
c. penerimaan bunga dan deviden.
d. penerimaan hadiah dan kririman uang.
e.investasi asing di dalam negeri.
f.penjualan emas ke negara lain.
g.penduduk negara lain yang menabungkan uangnya di bank dalam negeri.

Tiap-tiap credit entry  harus diseimbangkan  dengan debit entry  yang sama. Kedua entries tersebut dikombinasikan untuk menghasilkan laporan sumber-sumber dan penggunaan modal nasional (dari mana kita memperoleh dana-dana/ daya beli, dan bagaimana kita mengunakannya). Jadi, total kredit dan debit dari neraca pembayaran suatu negara akan sama secara agregat; namun, dari komponen-komponen neraca pembayaran, mungkin terdapat surplus dan defisit.

Contoh : Suatu perusahaan RI meminjam Poundsterling Inggris.  Pinjaman ini merupakan peningkatan  utang penduduk/perusahaan RI pada pihak luar negeri. Pinjaman ini merupakan suatu credit entry. Karena, memiliki aset dalam valuta asing sama seperti memberikan pinjaman jangka pendek kepada negara lain. Debit entry yang sama akan diklasifikasikan sebagai peningkatan dalam kepemilikan aset finansial luar negeri.

Sebagai catatan, Neraca Pembayaran Indonesia pada kuartal II 2013 defisit US$ 2,5 miliar.  Nilai ini lebih kecil dibandingkan defisit pada triwulan sebelumnya yang mencapai US$ 6,6 miliar. Turunnya defisit tersebut disebabkan oleh surplus transaksi modal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s